Saturday, 26 May 2007

Pengukuhan Dr. Achmad Jazidi sebagai guru besar bidang Robotika


Hari ini Sabtu 26 Mei 2007. Saya menghadiri acara pengukuhan Pak Jazidi sebagai Profesor bidang Robotika. Pak Jazidi saya kenal sebagai dosen yang juga ustadz, sebab beliau juga alumnus Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang juga aktif sebagai penceramah di berbagai media Televisi,Radio, Mimbar Masjid dsb.

Pada saat saya mahasiswa beliau juga sangat ringan untuk datang pada acara diskusisi-diskusi kelompok study yang saya adakan. Berbagai macam tema diskusi beliau ladeni, mulai dari diskusi tentang epistimologi ilmu pengetahuan sampai diskusi politik.

Jangan bayangkan diskusi itu berlangsung di ruang ber AC, di suatu gedung bertingkat, beliau saya undang untuk datang di rumah kos di suatu gang kumuh di jalan kedung tomas surabaya.

Dengan Sepeda motor beliau datang tetap dengan semangat share pengetahuan utk saling, berdiskusi & berdebat. Sampai akhirnya jaman reformasi tiba, beliau tetap bersama-sama ikut intens mendorong percepatan reformassi sampai jatuhnya rezim Soeharto.

Kalau bicara tentang Pak Jazidi tentu tidak bisa di pisahkan juga dengan Pak Nuh yang sekarang menjadi Menkominfo, menurut saya Pak Jazidi Pak Nuh adalah seperti 2 sisi dari satu mata uang, ini menurut pandangan saya.
Kedua beliau ini memiliki makna mendalam dalam diri saya, tentang Pak Jazidi sedikit sudah saya tulis di atas. Tentang Pak Nuh yg tidak saya lupakan adalah pertama beliau pembimbing Tugas akhir saya. Kedua, perhatiannya yang besar pada saya. Pada saat saya menghadapi situasi sulit di mana saya dalam ancaman hukuman Drop Out, karena pada saat saya Ketua Senat Mahasiswa ITS pernah di larang menyelenggarakan suatu diskusi politik oleh Rektor pada saat itu, dan saya nekat menjebol ruang kaca yang di segel pihak rektorat untuk tetap nekat melangsungkan acara diskusi politik. Kejadian ini di blow up oleh media massa & pihak rektorat merasa saya lecehkan, kabar yang saya terima pada waktu itu Rapat pimpinan ITS telah merekomendasikan supaya saya di beri sanksi DO. Namun keputusan itu harus di bawa ke rapat Senat perguruan Tinggi. Pada Saat kritis tersebutlah Pak Nuh Bersama Prof Mahmud Zakie dan Prof Sugimin memanggil saya secara pribadi di ruangannya pak Zakie. Pak Nuh sebagai juru bicara beliau bertiga waktu itu menyampaikan situasi di Rapim ITS, beliau meminta saya pada waktu itu satu hal: maksum tolong kamu hentikan segala macam komentar kamu di koran, cukup sudah komentar yang ada, mulai sekarang kamu colling down & tidak usah berkomentar apa-apa lagi, Pak Nuh melanjutkan pesannya kami (Prof Zakie,Prof Soegimin) akan mengusahakan sanksi yang di jatuhkan ke kamu seringan ringannya.

Dan benar, akhirnya setelah Rapat Senat Perguruan Tinggi sanksi yang saya terima adalah hanya sebuah surat berjudul "PERINGATAN KERAS". ( Thanks Pak Nuh, Prof Zakie,Prof Soegimin)

Nah hari ini 26 mei 2007 saya bertemu mereka berdua dalam suasana yang membanggakan, Pak Jazidie di kukuhkan menjadi Profesor bidang Robotika dan Pak Nuh datang dengan Jabatan Menteri Informasi dan Komunikasi.

Alhamdulillah saya sempat berphoto dengan beliau dalam sauasa yang menyenangkan. (Photo ada di bawah)

Lagi asyik2nya photo2 tiba-tiba Kawan Lama Andi Irawan menelephon, Maksum ente di acara pengukuhannya pak jazidi ya, tolong tadi malam aku di minta januar ngirim bunga ucapan selamat, tolong liatin ya nyampe gak.

Muter-muter aku nyari karangan bunga yang di kirim januar atas nama IKA ITS Jawa Barat ternyata tidak ada. wah mungkin gak nyampe kali....

Habis itu tiba2 januar sms titip salam buat pak Jazidi, pas saya sama pak jazidi, langsung saja saya sampaikan salamnya, sambil saya bilang pak IKA ITS jawa barat kirim karangan bunga tapi kok gak ada ya.

Pak Jazidi bilang: OOOO itu karangan bunga nyasar di rektorat maksum!, coba kamu lihat di sana.

Jadi mas Januar, mas andi Irawan inilah sat-satunya karangan bunga yang nyasar di Rektorat yang lain di Graha ITS.

Tapi menurutku ini Ide yang brillian utk menarik sebuah perhatian, juga uniqe, jadi setiap orang yang ke rektorat pasti akan memberikan perhatian pada bunga tersebut di banding di taruh di Graha ITS udah bertumpuk2 karangan bunga , mana ada orang akan perhatikan.

Gak salah juga kalau Andi jadi ketua AMA surabaya ide kreatif selalu ada saja....... he hehe.

Itu Jan karangan bungamu saya photo juga ....

Finally : Congratullation Prof. Dr. Achmad Jazidie, Semoga ITS tetap Juara Robotika International



Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.